Catatan pendek

1.BUBUKA

Hingga saat ini organisasi terbawah setingkat Rukun tetangga(RT) maupun setingkat Rukun Warga(RW) pada umumnya belum bisa bekerja secara profesional dan terkonsep , padahal organisasi terbawah ini merupakan ujung tombak negara terdepan.

Teori/peraturan/kebijakan Tata cara Pembentukan organisasi terbawah ini sudah dibuat,akan tetapi pada pelaksanaan dilapangan masyarakat belum begitu paham tentang tata cara pembentukan Pengurus Rukun Warga.Hingga saat ini kepengurusan RW berjalan apa adanya,menunggu bola, dan melaksanakan tugas seperti menggelindingnya bola yang tak punya arah

Hal ini dikarenakan: Masyarakat kebanyakan tidak menyadari bahwa Pengurus Rukun Tetangga/Rukun Warga adalah sebuah Lembaga yang dapat menjadi Team Kreator yang dapat mengcreate (menciptakan) berbagai kegiatan,selama ini kebanyakan pengurus hanya menunggu dan menunggu instruksi dan Program dari pemerintahan diatasnya,jika ada instruksi/program baru masyarakat bergerak,hal ini disebabkan pula oleh Badan/Lembaga khusus yang menangani Tata Cara Pembentukan Organisasai Kepengurusan setingkat Rukun Warga belum banyak yang bersosialisasi/mensosialisasikan atau yang lebih sensasi lagi terjun langsung ketingkat dasar bersama masyarakat membuat terobosan, atau menyebarkan sosialisasi bagaimana membentuk sebuah ORGANISASI RUKUN WARGA IDEAL SESUAI DENGAN POTENSI DAERAHNYA serta mempunyai otoritas dan dapat bermitra dengan Pemerintah dalam segala hal.

Sehingga jika di era ini dan kedepan ada badan/lembaga khusus yang mau terjun langsung kemasyarakat dan ikut berbaur secara terkonsep untuk kepentingan rakyat banyak,maka tidak akan lama kemajuan akan terjadi.

Dan dikemudian hari: ” jika seluruh Organisasi terdasar yang ada di Bumi Indonesia sama-sama bergerak kedepan secara TERKONSEP,PROFESIONAL dan TERBINA

maka:” sesuai dengan Petunjuk Alam yang diwakili oleh Filsafat Kehidupan semut”, Negara tidak akan lama menuju Loh Jinawi yang pernah terjadi di jaman Baheula.

Atas Kebijakan dan Kejembaran Para Pemimpin yang ditaati Rakyatnya.

Mudah2an!

2.CANOLI

Dalam setiap kegiatan acara apapun bentuknya,terutama kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat umum, diperlukan adanya sebuah team pelaksana kegiatan,yang bertugas melaksanakan berbagai konsep-konsep penyelenggaraan acara.yang mana team pelaksana kegiatan ini disebut canoli (EO).

Sama seperti halnya dalam acara pembentukan sebuah Rukun Warga(RW) sangat diperlukan sekali canoli(Panitia Pemilihan Pengurus Rukun Warga), tugas canoli adalah melaksanakan acara pemilihan Pengurus dan Jika memungkinkan tidak hanya memilih para pengurus saja,akan tetapi bersama-sama pengurus terpilih melakukan terobosan baru Membentuk/menyempurnakan ORGANISASINYA.

Dan canoli ini harus dikukukuhkan dengan masa jabatan yang sama dengan Pengurus Rukun Warga yang dibentuk.

3.PENGURUS RUKUN WARGA

Pengurus Organisasi Rukun Warga dipilih oleh masyarakat secara demokrasi dan harus siap melaksanakan berbagai pelayanan masyarakat yang selama ini rutin terlayani,dan sebuah Kampoeng akan lebih maju lagi jika Organisasi Pengurus membuat konsep-konsep program baru yang berkaitan dengan Rukun Warga dan disesuaikan dengan Pemberdayaan Potensi masyarakatnya serta sejalan dengan Peraturan dan Program Pemerintah. sehingga sebuah kampoeng mempunyai arah dan tujuan kedepan secara terkonsep dan terbina oleh pemerintahan diatasnya.

4. MASYARAKAT

Masyarakat harus berperan aktif bekerja bersama para Pengurus, sehingga berbagai keinginan,program,dan berbagai konsep kemasyarakatan yang dibuat dan diselenggarakan bisa berjalan sesuai dengan harapan bersama……………………………..

%d bloggers like this: